News  

Panel Pesawat United Airlines yang Copot Berasal dari Pesawat Boeing Tua

Hasil inspeksi pascapenerbangan atas copotnya panel pesawat Boeing 737-800 milik maskapai United Airlines, yang terbang dari San Francisco menuju Oregon pada Jumat (17/3), menunjukkan bahwa panel tersebut adalah bagian dari pesawat Boeing yang sudah tua. Copotnya panel itu menambah daftar insiden yang menimpa pesawat-pesawat produksi Boeing akhir-akhir ini.

Berdasarkan laporan situs pelacak penerbangan FlightAware, pesawat United Flight 433 bertolak dari San Francisco, California, pada pukul 10:20 pagi waktu setempat dan mendarat di Bandara Rogue Valley International-Medford di Medford, Oregon, sebelum tengah hari. Direktur bandara, Amber Judd, mengatakan bahwa pesawat itu mendarat dengan selamat tanpa insiden apa pun, dan bagian panel eksternalnya baru diketahui hilang saat pemeriksaan pascapenerbangan. Tidak ada laporan mengenai korban luka.

Bandara sempat berhenti beroperasi untuk memeriksa serpihan panel di landas pacu dan area sekitarnya, kata Judd, namun mereka tidak menemukan apa-apa.

Judd meyakini hilangnya panel itu disadari oleh kru maskapai yang bertugas di darat atau pilot United Airlines yang melakukan pemeriksaan rutin sebelum penerbangan berikutnya.

Melalui surel, juru bicara United Airlines menyampaikan bahwa pesawat tersebut membawa 139 penumpang dan enam awak. Selama penerbangan, tidak ada pengumuman bahwa pesawat berada dalam keadaan darurat karena tidak adanya indikasi kerusakan.

“Setelah pesawat diparkir di gerbang, baru diketahui bahwa panel eksternal pesawat hilang,” kata juru bicara maskapai itu. “Kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat dan melakukan semua perbaikan yang diperlukan sebelum pesawat dioperasikan kembali. Kami juga akan melakukan investigasi untuk lebih memahami bagaimana kerusakan ini terjadi.”

Badan Penerbangan Federal AS (FAA) juga menyatakan pihaknya akan menginvestigasi.

Panel yang hilang itu berada di bagian bawah pesawat, di mana sayap bertemu dengan badan pesawat, dan tepat di sebelah roda gigi pesawat, kata United.

Menurut FAA, United Flight 433 terbang pertama kali pada April 1998 dan dikirim ke Continental Airlines (sebelum merger dengan United Airlines) pada Desember tahun itu. United Airlines telah mengoperasikannya sejak 30 November 2011. Pesawat itu adalah tipe Boeing 737-824, bagian dari seri 737-800 yang merupakan pendahulu Max.

Melalui surel, Boeing meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada pihak United Airlines perihal pengoperasian dan armada maskapai.

Pada Januari lalu, sebuah panel di area khusus pintu darurat lepas di udara hanya beberapa menit setelah pesawat Alaska Airlines lepas landas dari Portland, Oregon, sehingga meninggalkan lubang yang menganga dan memaksa pilot melakukan pendaratan darurat. Tidak ada korban luka serius.

Bagian pintu pesawat itu akhirnya ditemukan di halaman belakang rumah seorang guru fisika SMA di Portland barat daya, bersama dengan serpihan-serpihan panel yang berserakan di dekatnya. Departemen Kehakiman AS telah memulai penyelidikan tindak pidana.

Pada tanggal 6 Maret, asap terdeteksi di dalam kabin pesawat Boeing 737-800 Alaska Airlines dengan tujuan Phoenix, Arizona, menyebabkan pilot memutuskan untuk kembali ke bandara Portland.

Pihak pengawas bandara Portland mengatakan bahwa para penumpang dan awak pesawat menyadari adanya asap. Pesawat itu mendarat dengan selamat. Tujuh orang, termasuk penumpang dan awak pesawat, meminta pemeriksaan medis, tetapi tidak ada yang dirawat di rumah sakit, kata para petugas pengawas. [br/ka]

Sumber: www.voaindonesia.com