News  

Pembuat Anggur Prancis Adopsi Pemasaran Gaya AS

Para pembuat minuman anggur di Prancis, yang mengalami penurunan tajam penjualan, beralih ke pemasaran gaya Amerika, untuk menghidup-kan kembali keuntungan produksi mereka, termasuk mendalami budaya pop dunia.

Anggur awalnya merupakan unsur seni kehidupan Prancis yang tidak bisa disangkal, namun kini anggur tradisional botolan semakin menurun.

Selama 60 tahun terakhir, 70 persen konsumsi per kapita telah menguap, dan para ahli memperkirakan tren penurunan ini akan terus berlanjut. Hanya sedikit orang Prancis masih menganggap segelas anggur sebagai makanan penting.

Generasi muda sering kali menganggap budaya minum anggur, rumit dan memilih makanan yang lebih sederhana seperti bir dan minuman lain. Jadi industri anggur menanggapinya dengan mendorong pemasaran dan merk yang lebih menarik bagi kawula muda.

Bisnis keluarga Thibault Bardet yang membuat anggur di dekat Saint-Emilion di wilayah Bordeaux, memanfaatkan hasratnya pada acara TV fantasi, dengan meluncurkan rangkaian anggur bertema “Game of Thrones”. Ia berhasil menjual 80.000 botol.

Terdorong oleh kesuksesan itu, ia mengeluarkan dua tema lagi yaitu, “Peaky Blinders” dan satunya berdasarkan film saga “Lord of the Rings”. Katanya, tema-tema itu adalah bagian dari “wahana untuk meningkatkan profil anggur kami”.

Bardet mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa domainnya juga mengandalkan penjualan langsung ke konsumen, dibandingkan ke jaringan pengecer tradisional. [ps/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com