News  

Turki, Somalia Umumkan Kesepakatan Eksplorasi Migas

Somalia dan Turki telah mengumumkan penandatanganan perjanjian untuk mengeksplorasi minyak dan gas yang lebih jauh memperkuat kerja sama antara kedua negara itu, kata para pejabat dari kedua negara tersebut.

Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani hari Kamis (7/3) di Turki, kesepakatan itu akan mendorong pembangunan kerja sama bilateral, sains, teknik dan perdagangan antara Turki dan Somalia dalam mengembangkan minyak dan gas Somalia, menurut Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Somalia Abdirizak Mohamed.

Mohamed mengatakan Turki akan mengeksplorasi minyak dan gas di Somalia, baik di darat maupun di lepas pantai.

“Turki akan melakukan eksplorasi, penilaian dan pengembangan serta produksi minyak dari blok-blok di darat dan di lepas pantai Republik Federal Somalia serta distribusinya, dan mungkin penjualan kilang minyak serta produk-produk dan kegiatan servis yang terkait dengan proyek-proyek ini,” kata Mohamed kepada VOA Somalia.

“Jadi, ini sangat komprehensif meskipun kami belum menandatangani PSA (perjanjian bagi hasil).”

Mohamed mengatakan kesepakatan itu merupakan salah satu protokol dalam Perjanjian Kerangka Kerja Sama Pertahanan dan Ekonomi yang dicapai kedua negara bulan lalu.

Berdasarkan perjanjian yang akan berlangsung selama 10 tahun itu, Turki akan membangun, melatih dan memperlengkapi angkatan laut Somalia, kata PM Somalia Hamza Abdi Barre.

Mohamed mengatakan bahwa perjanjian tindak lanjut akan memuat rincian mengenai kesepakatan bagi hasil, serta Kerangka waktu kesepakatan itu.

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki Alparslan Bayraktar juga menyambut baik perjanjian tersebut.

“Kami menandatangani perjanjian antarpemerintah dan nota kesepahaman dengan Abdirizak Omar Mohamed, Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Somalia, untuk meningkatkan kerja sama kami di bidang minyak dan gas bumi di blok-blok di darat dan di lepas pantai Somalia,” tulisnya di X, yang semula dikenal sebagai Twitter.

“Dengan kesepakatan ini, kami dapat melakukan aktivitas bersama untuk membawa sumber daya Somalia ke rakyat Somalia. Kami ingin memperkuat kehadiran Turki di kawasan Tanduk Afrika dengan kolaborasi baru dalam bidang energi,” jelasnya.

Turki telah menjadi mitra penting Somalia sejak 2011, sewaktu PM Turki ketika itu, Recep Tayyip Erdogan mengunjungi Somalia pada puncak bencana kelaparan di sana. Sejak itu, Turki telah membantu Somalia dengan bantuan kemanusiaan dan dukungan anggaran.

Pada September 2017, Turki membuka fasilitas militer besar untuk melatih pasukan keamanan Somalia. Kelompok terbaru lulus dari fasilitas itu pada hari Kamis.

“Turki adalah salah satu sekutu kami, salah satu sahabat kami, mereka berada di Somalia pada waktu negara-negara lain mengabaikan dan tidak memberi dukungan apa pun,” kata Mohamed. “Jadi perjanjian ini akan memperdalam dan meningkatkan hubungan mendalam antara kedua negara.” [uh/lt]

Sumber: www.voaindonesia.com